Kemenag RI Siapkan Uang Santunan Bagi Warga Terdampak Pembangunan UIII

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI Arskal Salim (kedua dari kanan) bersama Wali Kota Depok, Mohammad Idris saat mengikuti rapat koordinasi pembahasan pembangunan proyek standar nasional.

Kilasdepok – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menyiapkan uang santunan bagi warga yang memanfaatkan lahan tanpa izin pejabat berwenang di kawasan Jalan Pemancar Cimanggis. Santunan tersebut dibuat agar warga tenang saat meninggalkan lokasi yang akan dibangun Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII).

Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag RI, Arskal Salim mengatakan, pihaknya sudah menawarkan uang santunan ke masyarakat yang tinggal di lokasi pembangunan Kampus UIII. Namun, belum ada yang melakukan tanda tangan karena berbagai alasan.

“Sudah dua kali kami tawarkan. Tetapi mereka menolak dengan berbagai alasan,” tuturnya saat ditemui di Balai Kota Depok, belum lama ini.

Dikatakan Arskal, pemberian uang santunan tersebut dilakukan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 62 tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Bangunan Nasional. Sebab, untuk menyalurkan uang santunan, harus berdasarkan hukum yang berlaku.

Arskal menambahkan, untuk besaran uang santunan diberikan dengan jumlah yang berbeda-beda. Besaran bantuan tersebut ditentukan langsung oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

“Semua proses yang kami lakukan ada rujukan hukumnya. Karena itu, besaran bantuan santunan sesuai Perpres No 62 tahun 2018,” jelasnya.

Berdasarkan Perpres No 62 tahun 2018 pada pasal 5 telah disebutkan masyarakat yang menenuhi syarat akan diberikan uang santunan dengan besaran sesuai biaya pembongkaran rumah, mobilisasi, sewa rumah, dan tunjangan kehilangan pendapatan. Untuk syaratnya harus berdasarkan pasal 4. Antara lain telah memanfaatkan tanah paling sedikit selama 10 tahun secara terus menerus dan memanfaatkan tanah secara baik dan terbuka. (noe)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *