Pembangunan Terminal Modern Depok Direncanakan Selesai Setahun

Kilasdepok.com – Pembangunan terminal modern yang diberi nama Depok Metro Stater atau (stasiun-terminal) oleh Pemerintah Kota (Depok) kini dalam tahap pembangunan. Nantinya, di lokasi seluas 2,6 hektare itu akan terbangun terminal modern yang representatif dengan konsep transit oriented development (TOD). Di lokasi itu juga akan dibangun terminal yang menghubungkan dua moda transportasi, yaitu angkutan darat dan moda transportasi berbasis rel.

Pembangunan yang direncanakan selesai selama setahun tersebut merupakan kerja sama antar Pemerintah Kota Depok dengan swasta, yaitu PT Andika Investa dengan metode Bangun Guna Serah (BGS).

“Selama pembangunan, aktivitas kegiatan terminal kini di alihkan sementara ke terminal belakang dekat Stasiun Depok Baru. Adapun, untuk bus AKDP dan AKAP direlokasi ke Terminal Jatijajar,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok, Dadang Wihana.

Dirinya menjelaskan, pembangunan Depok Metro Stater ini merupakan upaya Pemkot Depok untuk memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat. Dikarenakan, perkembangan di Depok semakin pesat sehingga diperlukan sarana penunjang untuk memfasilitasi warga yang menggunakan moda transportasi umum.

“Tuntutan layanan masyarakat kota terhadap layanan terminal sangat tinggi sehingga Pemkot Depok merasa perlu merespons hal tersebut, yaitu membangun sarana dan prasarana yang memadai,” paparnya.

Nantinya, lanjut Dadang, akan ada 10 jalur yang dibuat untuk angkutan umum yang dibuat sesuai dengan jurusan masing-masing. Pergerakan kendaraan yang masuk-keluar pun akan diatur sehingga tidak ada kendaraan menumpuk dalam jalur. Kemudian juga rencananya akan dibangun ruang tunggu bagi warga yang dibuat senyaman mungkin.

“Selain itu, kita juga menyediakan jalur khusus bus bandara juga dengan ruang tunggu yang representatif. Bahkan, kalau memang memungkinkan nanti dibuat sistem city check in. Intinya, kami ingin melakukan pengembangan sistem, selain juga pembangunan infrastruktur fisiknya,” kata Dadang.

Jika konsep ini berjalan lancar, lanjut Dadang, dipastikan volume kendaraan di jalur protokol dan jalur lainnya di Depok bisa berkurang. Ditargetkan pengurangan volume kendaraan setelah terminal modern ini selesai dibuat bisa tereduksi.

Terakhir, Dadang menambahkan, di sana juga akan dibangun kantong parkir sehingga warga yang membawa kendaraan dari kawasan hunian bisa menitipkan kendaraan dan beralih ke transportasi umum, baik kereta ataupun angkutan umum darat lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *