Terkait SKM, Dinkes Depok Keluarkan Surat Edaran

Kilasdepok.com  – Menindaklanjuti surat edaran dari BPOM  RI dengan No. 06.5.51.511.0518.2000 Tahun 2018 tentang label dan iklan produk SKM. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengeluarkan surat edaran himbauan yang berisi peringatan susu kental manis (SKM) bukan untuk bayi lima tahun (Balita).

“Isi surat edaran tersebut yakni mengimbau agar SKM tidak dikonsumsi balita. Nantinya, Surat edaran himbauan tersebut akan disebar di supermarket atau ritel yang ada di Kota Depok.,” kata Sekretaris Dinkes Depok, Ernawati, Jumat (06/07/2018).

Dirinya mengutarakan, isi dalam surat edaran antara lain, pertama dilarang menampilkan anak-anak berusia lima tahun dalam bentuk apa pun dalam iklannya. Kedua, dilarang menggunakan visualisasi bahwa produk SKM dan analognya katagori pangan 01.3 disetarakan degan produk susu lain sebagai penambah dan pelengkap gizi.

Ketiga, dilarang menggunakan visualisasi gambar susu cair dan susu dalam gelas disajikan dengan cara diseduh untuk dikonsumsi sebagai minuman. Keempat, khusus untuk iklan dilarang ditayangkan pada jam tayang acara anak-anak. “Intinya SKM ini tidak diperuntukkan untuk balita karena kadar susu sedikit kurang dari 10 persen,” jelas Ernawati.

Kasie Perindustrian dan Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Depok Epi Ardini mengatakan, pihaknya akan melakukan pengecekan label SKM di supermarket dan warung. Dalam pengecekan label SKM akan berkoordinasi dengan Dinkes Depok. “Kami cek sesuai surat edaran BPOM,” tegas Epi.Edaran

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan keputusan bahwa SKM tidak bisa digunakan untuk pelengkapan gizi. Apa lagi untuk balita. Sebab, kadar lemak susu kurang dari delapan persen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *