Walikota Depok Tanggapi Pemberlakuan ERP

Kilasdepok.com – Walikota Depok, Mohammad Idris menaggapi rumor yang beredar saat ini tentang akan diberlakukannya electronic road pricing (ERP) oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar).

Idris mengatakan bahwa dirinya belum mendapat informasi terkait dengan kebijakan jalan berbayar dari provinsi Jawa Barat. Jadi berita-berita yang beredar itu adalah wacana Provinsi Jabar.

“Saya sudah menghubungi Dishub Provinsi untuk berkomunikasi tentang persoalan ini. Mungkin perlu adanya kajian dulu sebelum memberlakukan sistem ERP di Margonda,” ungkapnya.

Menurutnya, dalam kajian sistem ERP di Jalan Margonda juga harus melibatkan Dishub Kota Depok. Karena jalan Margonda terbagi menjadi tiga segmen. Segmen pertama adalah jalan kota, kedua jalan nasional dan ketiga jalan provinsi.

Sistem ERP ini menjadi upaya provinsi Jabar untuk mengatasi masalah kemacetan di jalan Margonda. Namun, ERP di Jalan Margonda juga harus dibahas bersama dan diawali dengan kajian antara Pemprov Jabar dan Pemkot Depok. Untuk mengurai kemacetan, Pemerintah kota depok juga terus berupaya. Salah satunya adalah kordinasi dengan Polres Depok untuk membatasi kendaraan yang melintas di Jalan Margonda Raya pada hari libur dengan membedakan pelat nomor ganjil genap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *